Preaching

The Doctrine About Man and Sin (30/3/16)

Pdt. Anthonny Natan

Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang paling mulia di alam semesta, tetapi hidup sebagai manusia yang berdosa di dunia yang sekarang ini.

Ketika manusia jatuh dalam dosa, manusia kehilangan arah hidupnya. Bukan hanya itu yang hilang, tetapi manusia juga menjadi salah menilai orang lain. (Manusia memandang manusia sebagai “hewan” , makhluk ekonomi (makin kaya makin bernilai), mesin (masih bisa bertumbuh/berproduksi atau tidak) , makhluk seksual).

Apakah manusia langsung diciptakan oleh Allah atau berevolusi?

– Allah menciptakan kita secara langsung, bukan melalui proses evolusi. Allah menciptakan manusia dengan kata manusia, bukan “seekor” manusia ataupun “sebuah” manusia. (Kejadian 1:27, 2:7)
– Allah menciptakan Adam dan Hawa sebagai laki-laki dan perempuan, bukan jantan dan betina. (Kejadian 1:27, Matius 19:4)
– Allah menciptakan Adam dan Hawa sesuai dengan gambar dan rupa Allah pada awal penciptaannya. (Kejadian 1:27)
– Sebelum Hawa diciptakan, tidak ada satupun makhluk-makhluk yang sepadan dengan Adam. (Kejadian 2:18-20)
– Hawa diciptakan langsung oleh Allah dari tulang rusuk Adam. (Kejadian 2:21-23, 1 Korintus 11:8)
– Manusia berasal dari debu tanan dan bila mati, akan kembali ke debu tanah. (Kejadian 2:7, 3:19)
– Daging/tubuh manusia berbeda dengan daging binatang. (1 Korintus 15:39)

Tujuan utama penciptaan dan hidup manusia :
– Supaya manusia bisa mengenal, menikmati, dan bersuka cita karena Dia, sehingga manusia bisa memuliakan-Nya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s