Preaching

I am Reconciled (15/5/16)

Ev. Astuti

Efesus 2:13-14 (TB) 
Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu “jauh”, sudah menjadi “dekat” oleh darah Kristus.
Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,

Ephesians 2:13-14 (ESV) 
But now in Christ Jesus you who once were far off have been brought near by the blood of Christ.
For he himself is our peace, who has made us both one and has broken down in his flesh the dividing wall of hostility

Rekonsiliasi dalam Alkitab adalah upaya untuk mendekatkan kita dengan Kasih Bapa.
Christ Himself is our peace.

Mengapa kita membutuhkan rekonsiliasi dengan Allah?
– kita terpisah dengan Allah,
– belum menjadi warga negara Israel rohani,
– tanpa pengharapan,
– tanpa Allah di dalam dunia,
– butuh penerimaan terutama dari Allah.

Apa dampak apabila tanpa rekonsiliasi qdengan Allah?
– keterpisahan dengan sesama,
– ada DINDING PEMISAH di antara sesama dan juga dengan Allah.

Apa tujuan rekonsiliasi?
– persahabatan yang dipulihkan dengam Allah dalam Kristus Yesus.
   -> akses tanpa batas kepada Allah
   -> satu keluarga milik Kristus
   -> pertumbuhan tubuh Kristus
   -> identitas baru sebagai tubuh Kristus
   -> the display of God’s grace

PENEBUSAN KRISTUS mengDEFINISIkan IDENTITAS KITA.

Tembok apa yang dibangun sehingga kita tidak mau berekonsiliasi?

Kita dipanggil oleh Allah untuk menjadi juru damai di sekitar kita.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s