Preaching

Integrity (28/5/16)

Efesus 2:8-10 (TB)  Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah,
itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.
Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Ia mau, supaya kita hidup di dalamnya.

Ephesians 2:8-10 (ESV)  For by grace you have been saved through faith. And this is not your own doing; it is the gift of God,
not a result of works, so that no one may boast.
For we are his workmanship, created in Christ Jesus for good works, which God prepared beforehand, that we should walk in them.

1. Integrity is never changing God.
Kita memiliki Tuhan yang benar, utuh, tidak pernah berubah, tidak terpecah. Kita memiliki Tuhan yang adalah Integritas itu sendiri.

Sebelum manusia jatuh dalam dosa, manusia merupakan ciptaan yang sungguh amat baik, Integritas yang utus, tak bercela. Tetapi karena jatuh dalam dosa, manusia kehilangan statusnya sebagai ciptaan tersebut. Oleh karena itu, manusia butuh anugrah Tuhan untuk mengusahakan Integritas tersebut.

Kita tidak akan pernah menjadi manusia yang berIntegritas, karena kita adalah manusia berdosa. Bila kita ingin mengetahui Integritas, hanya Tuhan.

2. Integrity is covenant relationship.
Tuhan yang sudah tahu manusia itu tidak mungin,  maka Tuhanlah yang turun untuk menolong manusia, mengikat manusia.
– Relate to God
Tak mungkin kita mencapai integritas tanpa berhubungan dengan Tuhan.

– Personally Blameness
Dimulai dari menerima diri kita sesuai yang Tuhan beri, mengenal diri sendiri.
Setiap kita punya kapasitas sendiri.

Mazmur 24:3-5 (TB)  “Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?”
“Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.
Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.

Psalms 24:3-5 (ESV)  Who shall ascend the hill of the Lord? And who shall stand in his holy place?
He who has clean hands and a pure heart, who does not lift up his soul to what is false and does not swear deceitfully.
He will receive blessing from the Lord and righteousness from the God of his salvation.

– Socially Responsible

3. Integrity is anti dualism.
Banyak orang yang hanya berlaku “Rohani” saat hari minggu saja.
Berlakulah bukan secara duniawi setiap waktu. Pancarkanlah “Christianity” setiap waktu!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s