Preaching

Building a Gratitude Heart (20/11/16)

​Ev. Astuti
Mazmur 100:1-5 (TB)  

Mazmur untuk korban syukur. Bersorak-soraklah bagi TUHAN, hai seluruh bumi! 

Beribadahlah kepada TUHAN dengan sukacita, datanglah ke hadapan-Nya dengan sorak-sorai! 

Ketahuilah, bahwa TUHANlah Allah; Dialah yang menjadikan kita dan punya Dialah kita, umat-Nya dan kawanan domba gembalaan-Nya. 

Masuklah melalui pintu gerbang-Nya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah nama-Nya! 

Sebab TUHAN itu baik, kasih setia-Nya untuk selama-lamanya, dan kesetiaan-Nya tetap turun-temurun. 
—————-
The beginning of man’s rebellion against God was, and is, the lack of a thankful heart – Francis Schaeffer. 
Gratitude is at the heart of worship. 
Can we worship God without thankful heart?

Kita bisa gagal dalam penyembahan bila kita berpikir bagaimana untuk memuaskan diri kita. 
Tuhan adalah sumber dan alasan bersyukur. 
Who am i? Kita di pelihara oleh-Nya. Bersyukurlah karena karunia-Nya yang diberikan kepada kita setiap harinya.

Take note 

Take inventory (Hitung berkat Tuhan agar kita menjaga hati kita fokus kepada Tuhan) 

Take action (Ubahlah berkat Tuhan untuk kita menjadi berkat juga bagi orang lain) 
Aku memberikannya selagi aku masih hidup.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s