Preaching

Menjadi Dewasa adalah Pilihan (11/8/17)

​Ibrani 6:1-8 (TB)  

Sebab itu marilah kita tinggalkan asas-asas pertama dari ajaran tentang Kristus dan beralih kepada perkembangannya yang penuh. Janganlah kita meletakkan lagi dasar pertobatan dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, dan dasar kepercayaan kepada Allah, 

yaitu ajaran tentang pelbagai pembaptisan, penumpangan tangan, kebangkitan orang-orang mati dan hukuman kekal.

Dan itulah yang akan kita perbuat, jika Allah mengizinkannya. 

Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus,

dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang, 

namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum.

Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah;

tetapi jikalau tanah itu menghasilkan semak duri dan rumput duri, tidaklah ia berguna dan sudah dekat pada kutuk, yang berakhir dengan pembakaran. 
Hebrews 6:1-8 (NKJV)  

Therefore, leaving the discussion of the elementary principles of Christ, let us go on to perfection, not laying again the foundation of repentance from dead works and of faith toward God,

of the doctrine of baptisms, of laying on of hands, of resurrection of the dead, and of eternal judgment.

And this we will do if God permits.

For it is impossible for those who were once enlightened, and have tasted the heavenly gift, and have become partakers of the Holy Spirit,

and have tasted the good word of God and the powers of the age to come,

if they fall away, to renew them again to repentance, since they crucify again for themselves the Son of God, and put Him to an open shame.

For the earth which drinks in the rain that often comes upon it, and bears herbs useful for those by whom it is cultivated, receives blessing from God;

but if it bears thorns and briars, it is rejected and near to being cursed, whose end is to be burned.
—–
Menjadi tua itu suatu kepastian, tetapi menjadi dewasa adalah pilihan. Pernyataan ini hendak menekankan bahwa untuk bertumbuh dan menjadi dewasa, seseorang harus berani menetapkan pilihannya sejak awal.
Penulis Surat Ibrani mengharapkan setiap orang Kristen bertumbuh dan berkembang terus-menerus. Karena proses belajar dan menghidupi kebenaran Allah tidak pernah selesai sampai akhir hayat kita di dunia. Meskipun menjadi dewasa rohani bukanlah perkara gampang, setidaknya niat dan usaha untuk mewujudkannya dalam diri kita memainkan peranan penting mencapai kedewasaan yang dikehendaki Allah.
Mengapa kedewasaan rohani sangat penting bagi anak-anak Allah? Ada beberapa alasan yang dapat dijadikan dasar kebenaran, yaitu: Pertama, agar ia tidak mudah menyerah dalam iman saat diterpa oleh badai kehidupan. Kedua, agar ia tidak terombang-ambing oleh pelbagai macam pengajaran yang tidak menyehatkan jiwa. Ketiga, agar ia tidak meletakkan dasar pertobatannya pada perbuatan yang sia-sia. Keempat, agar hatinya diterangi oleh Allah senantiasa sehingga ia dapat memahami dengan baik rahasia kebenaran Allah. Kelima, agar orientasi hidupnya tidak egosentris, melainkan peduli pada kebutuhan orang lain. Dengan demikian, kita mengisi hidup ini setiap hari dengan hal-hal yang mengandung nilai kekekalan.
Pada dasarnya Allah menghendaki setiap anak-Nya memiliki komitmen untuk bertumbuh ke arah kedewasaan penuh. Karena itu, sangatlah penting bagi kita untuk menetapkan pilihan agar hati dan hidup kita penuh dengan sukacita. Dalam hal ini, seseorang membutuhkan kesungguhan, ketekunan, dan kerelaan untuk dibentuk oleh Allah.
Hanya orang yang memiliki kedewasaan iman yang akan dimampukan tetap teguh dan bertahan, sekalipun harus menghadapi tekanan hidup yang berat. Jadi, janganlah berhenti belajar dan bertumbuh dalam kasih dan kebenaran Tuhan. [AY]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s