Preaching

Choose Me (10/1/18)

Markus 1:16-20 (TB)  

Ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat Simon dan Andreas, saudara Simon. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.

Yesus berkata kepada mereka: “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.”

Lalu mereka pun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia. 

Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu.

Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang-orang upahannya lalu mengikuti Dia.

———

Mark 1:16-20 (NKJV)  

And as He walked by the Sea of Galilee, He saw Simon and Andrew his brother casting a net into the sea; for they were fishermen.

Then Jesus said to them, “Follow Me, and I will make you become fishers of men.”

They immediately left their nets and followed Him.

When He had gone a little farther from there, He saw James the son of Zebedee, and John his brother, who also were in the boat mending their nets.

And immediately He called them, and they left their father Zebedee in the boat with the hired servants, and went after Him.

============

Kehidupan kita mulai dari bangun tidur di pagi hari hingga kembali tidur di malam hari tidak terlepas dari kata memilih. Memilih bangun jam berapa, apa kegiatan setelah bangun dari tidur, lalu mempersiapkan diri mengenakan baju yang mana, pergi ke mana dan jam berapa tidur malamnya. Satu hal yang pasti: setiap pilihan semestinya diambil untuk mendukung setiap kegiatan yang akan kita lakukan. Prioritas menjadi sebuah keniscayaan.
Tuhan Yesus juga melakukan pemilihan untuk meneruskan misi-Nya dalam dunia ini. Dia memilih beberapa orang untuk dijadikan murid-Nya yang akan mengikuti-Nya, mendengar pengajaran-Nya, dan akan menjadi saksi-Nya kelak. Yesus pastilah memilih yang terbaik, walau mungkin secara manusiawi kita berpikir “Apakah penjala ikan adalah orang yang layak dipilih Yesus untuk melakukan segala sesuatu dengan-Nya?” Tetapi, kita yakin bahwa Yesus tidak salah pilih.
Saat itu Yesus berada di daerah Danau Galilea, yang terletak di bagian Utara lembah Sungai Yordan. Danau Galilea dikenal juga dengan sebutan Danau Genesaret. Orang Roma menyebutnya Danau Tiberias. Penjala ikan adalah mata pencarian utama orang-orang di situ pada saat itu. Yesus melihat Simon dan Andreas dan berkata: “Mari, ikutlah Aku dan kamu akan Kujadikan penjala manusia.” Mereka langsung meninggalkan jalanya dan mengikut Yesus. Demikian juga ketika melihat Yakobus dan Zebedeus sedang membereskan jala dalam perahu, Yesus memanggil mereka. Mereka pun bergegas meninggalkan ayahnya. Tampak nyata bahwa pemanggilan Yesus atas keempat orang ini langsung mendapat respons dan aksi patuh untuk meninggalkan jalanya dan mengikut Yesus.
Yesus dapat memilih dan memakai siapa saja dengan latar belakang apa saja untuk menjadikan orang tersebut semakin baik dan seturut dengan kehendak-Nya. Dan siapa pun yang dipilih-Nya pasti akan diperlengkapi-Nya untuk pekerjaan yang telah direncanakan-Nya.
Bagaimana dengan kita? Yesus telah memilih kita menjadi pengikut-Nya, mari kita lakukan dengan sepenuh hati! [KFT]

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s